-->
Terang bulan jatuh,
tempias biasnya membasuh senyap malam itu.
Di beranda rumahnya,
dia telah menunggu.
Matanya bagai purnama,
menatap langkah-langkahku.
Sinar matanya menjemputku.
Hatiku bergetar,
Ketika Aku semakin dekat, dan Ku katakan
“Aku Mencintai Mu”
tapi tiba-tiba terdengar suara yang merdu...
“ Itulah yang Aku Tunggu ”









0 komentar:
Posting Komentar